Ini Dia Prinsip Ekonomi yang Wajib Kamu Ketahui dan Pelajari!!

Ini Dia Prinsip Ekonomi yang Wajib Kamu Ketahui dan Pelajari!!

Prinsip Ekonomi- mungkin bagi sebagian orang yang tidak pernah terjun ke dunia ekonomi atau finansial pasti asing dengan prinsip ekonomi.

Jadi pengertian prinsip ekonomi itu apa sih? Prinsip ekonomi adalah suatu usaha untuk mendapatkan kepuasan atas kebutuhan tertentu dengan pengorbanan sekecil mungkin.

Tujuan Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi dibuat dengan memiliki tujuan. Tujuan utama dari prinsip ini adalah agar manusia dapat memenuhi kebutuhan ekonominya dengan cara efektif dan efisien.

Tujuan lain dari prinsip ekonomi yaitu :

  • Mencegah terjadinya pemborosan dalam hal konsumsi
  • Untuk menimalisir kemungkinan terjadinya kerugian dikarenakan kesalahan tertentu.
  • Untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari sebuah kegiatan ekonomi tersebut.
  • Agar dapat menggunakan modal dan kemampuan yang dimiliki secara maksimal.

Ciri-Ciri Prinsip Ekonomi

Setelah tujuan ekonomi ada juga ciri-ciri prinsip ekonomi. Berikut ciri-ciri prinsip ekonomi yaitu :

  • Selalu bertindak hemat dalam segala hal.
  • Bertindak secara ekonomis , maksudnya yaitu memperhitungkan untung rugi dalam melakukan kegiatan ekonomi.
  • Bertindak secara rasional yaitu dengan memprioritaskan kebutuhan yang paling penting terlebih dahulu.
  • Membuat perencanaan yang baik mengenai pengeluaran untuk kebutuhan.
  • Memiliki prinsip bahwa pengeluaran biaya harus disesuaikan dengan pendaapatan.

Jenis-Jenis Prinsip Ekonomi

Secara umum jenis prinsip ekonomi di bagi menjadi tiga jenis yaitu :

1). Prinsip Produsen

Prinsip produsen maksudnya adalah menggunakan prinsip ekonomi untuk menentukan pengeluaran bahan baku, peralatan produksi, dan biaya produksi dari bahan mentah menjadi bahan jadi.
Prinsip produksi ini berusaha menghasilkan produk sebaik mungkin dengan biaya yang minim.

2). Prinsip Penjual

Prinsip pedagang digunakan dalam menjalankan berbagai jenis usaha niaga agar mampu memenuhi konsumennya.
Prinsip penjual fokus pada promosi/iklan, pemberian hadiah, dan kegiatan pemasaran yang lainnya untuk mendapatkan banyak pelanggan. Semakin banyak peanggannya maka potensi keuntungan yang didapat akan semakin besar.

3). Prinsip Pembeli

Prinsip pembeli adalah jenis prinsip ekonomi yang dipakai pembeli untuk memperoleh produk (barang maupun jasa) yang berkualitas baik, namun dengan harga semurah mungkin.

Prinsip Ekonomi

Berikut prinsip ekonomi :

1). Tiap Orang Menghadapi Trade Off

Di dunia ini tidak ada yang gratis. Ketika kita memilih sesuatu, kita harus mau mengorbankan sesuatu yang harus dikorbankan. Pengorbanan bisa meliputi waktu, uang, konsentrasi, atau apapun.
Semakin pengeluaran negara/pemerintah untuk membangun pertahanan, maka semakin sedikit sumber daya yang tersisa untuk memproduksi barang konsumsi (mentega) untuk meningkatkan standar hidup masyarakat, begitupun sebaliknya.

2). Pengorbanan Biaya untuk Mendapatkan Sesuatu

Hal ini biasanya disebut dengan Opportunity cost yang memiliki arti biaya kesempatan. Kesempatan ini akan hilang dan berubah menjadi pilihan yang telah kita putuskan. Oleh karena itu seharusnya kita mengambil kesempatan .

3). Berpikir Secara Rasional

Maksudnya di sini berpikir secara rasional adalah jika seseorang tersebut menentukan pilihan dengan pikiran dan sikap rasional.

Seseorang akan berpikir secara rasional agar mendapatkan keuntungan dan apa yang menjadi kerugian dari kesempatan yang dipilih.

4). Tanggap Terhadap Intensif

Seseorang biasanya akan lebih bekerja secara “aktif” ketika mendapatkan intensif dari pekerjaan yang dilakukannya.

5). Perdagangan Menguntungkan Semua Pihak

Dalam prinsip ini yang paling ditonjolkan adalah spesialisasi, contohnya yaitu suatu negara akan memproduksi sesuai kemampuan yang paling optimal (biaya produksi rendah, kemampuan produksi tinggi, kualitas bagus) yang dimiliki lalu menjualnya ke negara lain yang tidak optimal produksinya dari barang tersebut. Dan barang produksi yang tidak bisa dihasilkan secara optimal maka negara tersebut pun akan membeli dari negara lain yang produksinya lebih optimal.

6). Pasar adalah Sarana Terbaik untuk Mengkoordinasikan Kegiatan Ekonomi

Pasar merupakan suatu tempat terjadinya interaksi antara produsen (perusahaan) dan konsumen (rumah tangga) dalam melakukan tawar-menawar nilai atau harga atas suatu barang atau produk.

Produsen memiliki hak dalam menentukan siapa saja yang akan dipekerjakan dan barang apa yang akan diproduksi, sedangkan konsumen memiliki hak untuk bekerja di perusahaan mana dan akan membeli barang apa dari penghasilan yang mereka dapat.

7). Pemerintah Mampu Meningkatkan Faktor Produksi

Intervensi di bidang ekonomi biasanya dilakukan oleh pemerintah. Melalui pasar pemerintah bisa membantu pedagang-pedagang di pasar (floor price), sehingga dapat menguntungkan kedua pihak (penjual dengan pembeli).

Dikarenakan hal tersebut, penjual dapat memaksimalkan penghasilan dengan cara menambahkan pemasukan atas barang atau stok dagang sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

8). Standar Hidup Negara Bergantung Pada Kemampuan dalam Memproduksi Barang Maupun Jasa

Hal apa sih yang bisa menjelaskan perbedaan-perbedaan yang sangat besar antara satu standar hidup dengan standar hidup lainnya diberbagai negara di dunia? Jawabannya cukup sederhana, yaitu kemampuan faktor produksi dari suatu negara.

Negara di mana para pekerjanya dapat menghasilkan barang dan jasa dalam jumlah besar per satu satuan waktu, sebagian besar masyarakatnya hidup dalam standar hidup yang tinggi. Begitu pula sebaliknya. Hubungannya yaitu tingkat pertumbuhan produktivitas suatu negara menetukan tingkat pertumbuhan pendapatan rata-ratanya.

9). Mencetak Uang dalam Jumlah Banyak maka Harga-Harga akan Meningkat

Tingkat peredaran uang yang tinggi terjadi akibat dari tingginya produksi akan uang tersebut, hal ini berdampak pada nilai akan uang tersebut menjadi turun. Nilai dari uang menurun maka harga barang akan naik.

10). Masyarakat Menghadapi Trade Off Jangka Pendek antara Inflasi dan Pengangguran

TradeOff antara inflasi dan pengangguran sifatnya hanyalah sementara, namun dapat berlangsung bertahun-tahun. Di negara tertentu meningkatnya inflasi akan mengurangi  pengangguran. Namun hal tersebut tampaknya belum terjadi di Indonesia.

 

Terimakasih, Semoga Bermanfaat 🙂

Leave a Comment