Pengertian shodaqoh Dan Keutamaan- Keutamaannya, Lengkap!!

Pengertian shodaqoh Dan Keutamaan- Keutamaannya, Lengkap!!

Shodaqoh- Shadaqoh adalah hal yang sangat penting. Karena dengan shodaqoh kita bisa membersihkan harta kita dari hal-hal yang kotor.

Dengan bershodaqoh sama saja kita membersihkan harta kita dari hal-hal yang dilarang oleh Allah.

Ketika di alam kubur banyak orang yang ingin dibangkitkan lagi karena di saat hidup mereka tidak mau bersedekah.

Di dalam harta kita terhadap hak orang lain, hak orang yang membutuhkan, hak orang fakir dan miskin. Maka dari itu di wajibkan atas semua orang muslim untuk bersedekah.

Shodaqoh diwajibkan atas kaum muslimin karena di hari akhir nanti shodaqoh akan membawa syafaat kepada orang yang menunaikannya.

Pengertian Shodaqoh

Shodaqoh berasal dari bahasa arab صدقة yang diartikan sebagai pemberian seorang muslim kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tak mengharap balasan apapun kecuali pahala dari Allah, pemberian itu berupa apapun dan tak dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu.

Sedekah tak harus berupa uang maupun materi lainnya karena senyuman juga termasuk sedekah seperti di dalam hadist ” Senyummu dihadapan saudaramu adalah sedekah”.

Keutamaan Sedekah

Dalam islam setiap amalan memiliki keutamaan. Begitu juga sedekah, sedekah memiliki banyak keutamaan.

Keutamaan-keutamaan sedekah yaitu :

1). Menghapus Dosa

Manusia bukanlah makhluk sempurna. Setiap manusia memiliki kesalahan dan dosa karena memang manusia tak luput dari salah.

Maka dari itu Allah memberi kesempatan kepada kaum muslimin untuk menghapus dosanya dengan banyak hal dan salah satunya dengan bersedekah.

Seperti yang disebutkan dalam hadist Nabi SAW yang berbunyi :

و الصد قة تطفئ الحطيئة كما تطفئ الماء النار

“Sedekah itu bisa menghapus kesalahan (dosa) seperti air yang memadamkan api” (HR. Tirmidzi di shahihkan Al-albani di dalam kitab Sahih At-Tirmidzi, 614).

Tetapi akan diampuni dosanya jika sedekah dilakukan dengan diiringi taubat. Serta taubatnya  diiringi  dengan meninggalkan maksiat-maksiat yang sengaja dilakukannya seperti mencuri, korupsi dan lain sebagainya.

2). Bersedakah Tidak Akan Mengurangi Harta dan Membuat Berkah Harta

Banyak orang yang tidak mau bersedekah karena takut hartanya berkurang. Tapi bukankah yang mengatur rezeki itu Allah? Lalu kenapa mesti takut bersedekah?.

Bersedekah justru akan menambah rezeki kita, rezeki tidak hanya berbentuk materi namun bisa juga dengan memiliki teman yang solih, tetangga yang ramah, suami atau isti yang taat pada Allah serta anak-anak yang solih dan solihah.

Rasulullah SAW bersabda :

“Harta tidak akan berkurang dengan bersedekah. Dan hamba yang ringan memaafkan (atas kesalahan sudaranya) pasti akan Allah tambahkan kewibawaan bagi dirinya” (HR. Muslim No. 2588).

3). Bersedekah Berbentuk Apa Saja

Sedekah tidak harus berupa uang, buah, makanan atau materi yang lainnya. Namun sedekah bisa berbentuk hal yang lain.

Dengan adanya hal ini maka sedekah tidak hanya berlaku untuk orang kaya atau mampu saja namun shodaqoh juga berlaku untuk orang yang tidak memiliki harta berupa materi.

Shodaqoh bisa berupa senyuman kita, sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut  ” Senyumanmu di hadapan saudaramu adalah shodaqoh”, maka dari itu ketika kita bertemu dengan seseorang bahkan seseorang yang tidak kita kenal sekalipun kita dianjurkan untuk tersenyum. Bahkan ketika orang itu memusuhi atau bersikap memusuhi kita maka balaslah dengan senyum.

Karena senyum bisa merubah segalanya.

Bersedekah bisa juga berupa menyingkirkan gangguan yang berada di jalan. Seperti sabda Rasulullah SAW berikut ” Ketika kamu menyingkirkan batu, duri atau tulang dari jalan (tempat lewatnya manusia) itu adalah sedekah bagimu” (HR. Bukhori. Maka dari itu ketika ada sesuatu yang menganggu di jalan kita dianjurkan untuk menyingkirkannya.

Jadi, tidak memiliki uang bukan alasan untuk tidak bisa bersedekah. Lebih baik tangan di atas daripada tangan di bawah.

4). Orang yang Bersedekah Mendapat Naungan Pada Hari Akhir

Ketika itu Rasulullah SAW menceritakan 7 orang yang akan mendapatkan naungan-Nya pada hari di mana tak ada naungan selain naungan dari Nya yaitu hari akhir.

Dan yang termasuk dalam orang yang mendapat naungan ini salah satunya adalah orang yang bersedekah

رجل يصدق بصدقة فأخفاها، حتى لا تعلم شماله ما تنفق يمينه

” Seseorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalanya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan (yang diperbuat) tangan kanannya” (HR. Bukhari No. 1421)

5). Berlipatnya Pahala

Ketika kita menyedahkan sesuatu untuk orang lain Maka Allah akan membalas kita dengan pahala yang berlipat dari apa yang kita beri untuk orang lain.

Allah berfirman di dalam al-qur’an surat al-baqarah ayat 261 yang artinya :

” Perumpamaan orang-orang yang mendermakan (menshodaqohkan) harta bendnya di jalan Allah, seperti (orang yang menanam) sebutir biji yang menumbuhkan tujuh untai dan dalam tiap-tiap untainya terdapat seratus biji dan Allah melipat gandakan (balasan) kepada orang yang dikehendaki, dan Allah maha luas (Anugrah-Nya) lagi maha mengetahui” (QS. Al-Baqoroh : 261).

Dan juga terdapat dalam surat al-hadid ayat 18 :

انَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضاً حَسَناً يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

Artinya :

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pahalanya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak (QS. Al-Hadid).

6). Terdapat Pintu Surga Khusus

Nanti di surga kelak ada pintu sirga yang hanya bisa dimasuki oleh orang-orang yang bersedekah dijalan-Nya.

من أنفق زوجين في سبيل الله، نودي في الجنة يا عبد الله، هذا خير: فمن كان من أهل الصلاة دُعي من باب الصلاة، ومن كان من أهل الجهاد دُعي من باب الجهاد، ومن كان من أهل الصدقة دُعي من باب الصدقة

Artinya :

“Orang yang memberikan (menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka dia akan dipanggil dan panggilan tersebut berasa dari salah satu pintu surga “Wahai hamba Allah kemarilah untuk menuju kenikmatan” . Jika dia berasal dari orang yang rajin menunaikan shalat maka dia akan dipanggil dari pintu sholat. Jika dia dari kalangan para mujahid maka dia akan dipanggil dari pintu jihad. Namun jika dia gemar bersedekah maka ia akan dipanggil dari pintu sedekah” (HR. Bukhari No. 3666, Muslim No. 1027).

7). Sedekah Bukti Keimanan

Sedekah bisa menjadi bukti keimanan seseorang terhadap Allah.

Seperti dalam hadist Rasulullah SAW bersabda :

والصد قة برهان

“Dan sedekah adalah bukti” (HR. Muslim No. 223)

Imam Nawawi menjelaskan maksud dari sedekah adalah bukti adalah bukti imannya seseorang. Shadaqah disebut shodaqoh karena untuk membuktikan kebenaran imannya.

8). Sedekah Membebaskan Siksa Kubur

Sesuai sabda Rasulullah SAW :

إن الصدقة لتطفىء عن أهلها حر القبور

“Sesungguhnya sedekah akan memadamkan api siksa dalam kubur” (HR. Thabrani di shahihkan Al Albani dalam shahih At Targib no. 873).

9). Orang Yang Bersedekah Merasakan Lapang Dada Dan Hati Yang Bahagia

Rasulullah SAw Bersabda tentang perbedaan orang pelit dan dermawan  :

مثل البخيل والمنفق ، كمثل رجلين ، عليهما جبتان من حديد ، من ثديهما إلى تراقيهما ، فأما المنفق : فلا ينفق إلا سبغت ، أو وفرت على جلده ، حتى تخفي بنانه ، وتعفو أثره . وأما البخيل : فلا يريد أن ينفق شيئا إلا لزقت كل حلقة مكانها ، فهو يوسعها ولا تتسع

“Perumpamaan orang yang pelit dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai menutupi dada hingga selangkangannya. Orang yang bersedekah, dikarenakan sedekahnya ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada kulitnya. Sedangkan orang yang pelit, dikarenakan pelitnya ia merasakan setiap lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya namun tidak bisa.” (HR. Bukhari no. 1443)

Pasti setiap orang yang bershodaqoh merasakan hati yang lebih bahagia dan lapang dari sebelumnya.

10). Pahala Sedekah Terus Berkembang

Pahala shoaqoh akan terus berkembang walaupun itu hanya kecil.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya :

“Sesungguhnya Allah menerima amalan sedekah dan mengambilnya dengan tangan kanan-Nya. Lalu Allah mengembangkan pahalanya untuk salah seorang dari kalian, sebagaimana kalian merawat seekor anak kuda lalu dia menjadi banyak. Sampai-sampai sedekah yang hanya sebiji bisa tumbuh hingga sebesar guung uhud” (HR. At- Tirmidzi 662, ia berkata hadist ini hasan shahih).

11). Sedekah Menjauhkan Dari Kecurangan

Maksudnya kecurangan di sini adalah kecurangan dalam jual beli.

Rasulullah Saw bersabda :

يا معشر التجار ! إن الشيطان والإثم يحضران البيع . فشوبوا بيعكم بالصدقة

Artinya : “Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa hadir dalam jual beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah”

(HR. Tirmidzi no. 1208, ia berkata bahwasanya hadist ini hasan shahih).

Macam-Macam Shodaqoh

Shodaqoh ada berbagai macam diantaranya :

  • Bacaan Tasbih, Tahlil dan Tahmid
  • Melakukan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar
  • Bekerja dan mencari nafkah untuk diberikan pada sanak keluarga
  •  mempermudah urusan orang lain.
  • Mendamaikan dua orang yang sedang berselisih
  • Menjenguk Orang yang tertimpa musibah atau sakit
  • Senyum kepada orang lain (tidak berwajah cemberut)
  • Berlomba-lomba dalam kebaikan dan ibadah kepada Allah.

Kesimpulan

Ketika manusia meninggal kelak salah satu hal yang akan disesali adalah tidak bersodaqoh semasa hidupnya.

Maka dari itu perbanyak sedekah selama masih diberi kesempatan hidup.

 

 

Cukup Sekian

Semoga Bermanfaat 🙂

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🙂

Leave a Comment